Connect with us

 

Ada yang ketakutan dengan munculnya fenomena Hijrah di kalangan Selebriti, dan generasi Milineal. Terlebih, setelah fenomena ini menjadi gerakan. Apa yang ditakutkan? Bukankah mereka menjadi orang yang lebih baik, lebih shalih dan shalihah? Mengapa justru ditakutkan? Siapa sebenarnya yang takut kepada mereka? Jawabannya

Suatu ketika seorang sahabat, Utsman bin Abi al-‘Ash at-Tsaqafi, datang kepada Nabi, “Ya Rasulullah, syaitan telah menghalangi shalatku dengan bacaan sehingga menjadi kabur bagiku.” Jawab Nabi, “Itulah syaitan, yang disebut KHANZIB. Jika kamu merasakan kehadirannya, maka berta’awwudzlah kepada Allah darinya.” [Hr. Muslim] Begitulah syaitan, tak henti-hentinya memalingkan manusia.

Imam al-Qurthubi, dalam Tafsirnya, al-Jami’ li Ahkami al-Qur’an, menjelaskan, bahwa “Syaithan” itu ternyata dari kata “Syathana”, yang artinya, “Ba’uda ‘an al-khair” [jauh dari kebaikan], bisa juga berarti, “Habl” [tali], karena bisa menjerat. al-Qurthubi menjelaskan, disebut Syaithan, karena jauhnya dari kebenaran, dari membangkang dari jalan Allah [Juz I/49] Karena itu, siapapun yang jauh dan membangkang dari kebenaran Islam, maka dialah syaithan.

Penampakan syaithan kadang macam-macam, bisa berupa Jin dan bisa berupa manusia. Maka, yang harus dihadapi, dan dipastikan, sebagaimana firman Allah, syaithan adalah musuh, maka wajib dijadikan sebagai musuh. Kedua, setelah tahu syaitan adalah musuh, maka harus tahu, bagaimana tipu daya syaitan, agar kita tetap istiqamah di jalan Islam. Dalam hal ini, bagus sekali temen-temen membaca kitab “Talbis Iblis” [Belitan Iblis], karya al-Hafidz Ibn al-Jauzi, agar kita tahu bagaimana manuver syaitan.

Dengan mengatahuinya, insya Allah, kita akan istiqamah, dan dikuatkan oleh Allah SWT untuk menapaki jalan “hijrah”. Selain itu, komunitas orang shalih dan shalihah dibutuhkan, karena agama seseorang dipengaruhi oleh agama temannya. Itulah mengapa Nabi titahkan di akhir zaman berjamaah, dan memegang teguh keberjamaahan, di saat fitnah, saat siang sama dengan malam, karena tidak jelas baik dan buruknya.

Saya yang faqir ilmu, ini hanya bisa mendoakan semoga Allah kuatkan, dan limpahkan kebaikan kepada kita semua, Aamiin.

========

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × three =